Hubungan Komunikasi Terapeutik dengan Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I

Authors

  • Susi Hartati Akademi kebidanan Sempena Negeri Author

DOI:

https://doi.org/10.56313/pgt17f79

Abstract

Komunikasi Terapeutik merupakan kemampuan atau keterampilan petugas kesehatan untuk membantu klien beradaptasi terhadap stres, mengatasi gangguan psikologi dan menimbulkan rasa percaya diri. Jika bidan kurang dalam memberikan komunikasi yang baik, dan ibu kurang percaya diri dalam persalinannya  maka timbul rasa ketakutan sehingga rasa nyeri akan semakin bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan penurunan intensitas nyeri pada persalinan kala I di wilayah klinik pratama jambu mawar pekanbaru tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini berjumlah 32 orang dengan sampel sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan februari-juni 2023. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Dari uji Chi Square didapatkan p value  = 0,001 < 0,05 maka Ho  ditolak dan Ha diterima dimana terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik dengan penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala 1 di wilayah klinik jambu mawar Pekanbaru Tahun 2023. Diharapkan bagi tempat peneliti untuk dapat menerapkan komunikasi terapeutik dengan penurunan intensitas nyeri persalinan kala 1 pada ibu bersalin sebagai obat non farmakologi

Downloads

Published

2024-01-18

How to Cite

Hubungan Komunikasi Terapeutik dengan Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I. (2024). Journal of Midwifery Sempena Negeri, 4(1). https://doi.org/10.56313/pgt17f79