Hubungan Pijat Perineum pada Ibu Hamil dengan Luka Perineum pada Proses Persalinan

Authors

  • Susi Hartati Author
  • Gusliana Saputri Universitas Rokania Author
  • Nurul Hidayah Author
  • Yesi Arisonaidah Author

DOI:

https://doi.org/10.56313/s8082556

Abstract

       Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2021 menunjukkan angka kejadian rupture perineum pada ibu bersalin pervaginam cukup tinggi sebesar 83%. Laserasi perineum umumnya terjadi pada persalinan pertama dan sering terjadi pada persalinan berikutnya. Faktor-faktor penyebab terjadinya luka perineum diantaranya usia ibu, paritas, berat badan lahir, cara mengejan, elastisitas, riwayat persalinan, faktor penolong, jarak kehamilan, partus presipitatus dan lama persalinan. Adapun dampak yang dapat terjadi pada ibu akibat dari rupture perineum adalah perdarahan, fistula, hematoma dan infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pijat Perineum pada Ibu Hamil dengan Luka Perineum pada Proses Persalinan di Wilayah Kerja Klinik Ernita Pekanbaru Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian ini cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 - Mei 2025. Populasi berjumlah 38 orang dan sampel berjumlah 35 orang dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian dengan Uji Chi Square didapatkan nilai Pvalue 0,000 < α (0,05), artinya hasil Pvalue < α menunjukkan adanya Hubungan Pijat Perineum pada Ibu Hamil dengan Luka Perineum pada Proses Persalinan di Wilayah Kerja Klinik Ernita Pekanbaru Tahun 2025.

 

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Hubungan Pijat Perineum pada Ibu Hamil dengan Luka Perineum pada Proses Persalinan. (2026). Journal of Midwifery Sempena Negeri, 6(2). https://doi.org/10.56313/s8082556