Hubungan Penatalaksanaan Antenatal Care (ANC) dengan Komplikasi Persalinan di Puskesmas Lau Baleng Kecematan Lau Baleng Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023

Authors

  • nur azizah azizah STIKes Mitra Husada Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.56313/41ayaz66

Abstract

Pemeriksaan antenatal care merupakan cara untuk mendeteksi dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan, serta dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin dengan tujuan untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang mungkin ada atau akan timbul pada kehamilan tersebut sehingga dengan cepat diketahui dan dapat segera diatasi sebelum menimbulkan pengaruh buruk pada kehamilan tersebut. Apabila ibu hamil tidak melakukan pemeriksaan kehamilan, maka tidak akan diketahui apakah kehamilannya berjalan dengan baik atau mengalami keadaan resiko tinggi dan komplikasi obstetri yang dapat membahayakan kehidupan ibu dan janin. Tujuan Penelitian : Untuk melihat hubungan penatalaksanaan antenatal care dengan kompliasi persalinan di puskesmas laubaleng. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional Hasil uji statistik dapat diketahui bahwa Ibu yang mengalami komplikasi persalinan termasuk cukup besar dengan jumlah 24 responden (49%) sedangkan ibu yang tidak mengalami komplikasi persalinan berjumlah 25 responden (51%). Hasil p value sebesar 0,000 yang berarti ada hubungan penatalaksanaan antenatal care (ANC) dengan komplikasi persalinan. Penelitian ini dapat dijadikan masukan dan sumber informasi bagi Puskesmas Lau baleng serta dapat memberikan pendidikan kesehatan dalam menentukan strategi yang tepat untuk memberikan informasi manfaat antenatal care secara teratur mencegah komplokasi pada saat persalinan.

Downloads

Published

2024-07-31

How to Cite

Hubungan Penatalaksanaan Antenatal Care (ANC) dengan Komplikasi Persalinan di Puskesmas Lau Baleng Kecematan Lau Baleng Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. (2024). Journal of Midwifery Sempena Negeri, 4(2). https://doi.org/10.56313/41ayaz66