HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI RUMAH SAKIT UMUM KELIAT
DOI:
https://doi.org/10.56313/6d0h1g09Keywords:
Age, Parity, Incidence Of Hiperemesis, PregnancyAbstract
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia, angka kejadian hiperemesis gravidarum mencapai 3% dari seluruh kehamilan di seluruh dunia dan berdampak pada malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia ibu dan paritas dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD Keliat. Pendekatan penelitian ini adalah menggunakan desain penelitian cross sectional dimana data dikumpulkan hanya satu kali untuk menganalisis hubungan antara usia ibu dan paritas dengan kejadian hiperemesis gravidarum. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Keliat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RSUD Keliat yang berjumlah 45 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square (x2) dan Uji Fisher’s Exact. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square, hasil pengujian yang digunakan adalah Fisher Excat Test dengan nilai p = 0,006. Dengan demikian nilai p value < α 5%, 0,006 < 0,05 sehingga dapat diketahui ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RS Keliat. Dengan demikian nilai p value < α 5% maka 0,006 < 0,05 sehingga dapat diketahui ada hubungan antara paritas ibu dengan kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD Keliat. Bagi institusi pelayanan kesehatan, penelitian ini hendaknya dijadikan bahan evaluasi pelayanan terhadap ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum.
